🇮🇩 ID - Bahasa Indonesia
🇮🇩 ID - Bahasa Indonesia
Tampilan
🇮🇩 ID - Bahasa Indonesia
🇮🇩 ID - Bahasa Indonesia
Tampilan
Beberapa kata kerja dapat mengatur akusatif ganda (dvitīyā): akusatif orang dan akusatif hal.
Di antaranya termasuk:
Apabila konstruksi semacam itu diubah menjadi kalimat pasif, orang (yang ditanya, dll.) ditempatkan dalam kasus nominatif (prathamā), sedangkan hal/objek (yang ditanya, dll.) tetap dalam kasus akusatif.
mis. rāmo brāhmaṇaṃ dharmaṃ pṛcchati = रामो ब्राह्मणं धर्मं पृच्छति = "Rāma bertanya kepada Brahmana tentang Dharma."
» Pasif: rāmeṇa brāhmaṇo dharmaṃ pṛcchyate = रामेण ब्राह्मणो धर्मं पृच्छयते
Aturan ini hanya berlaku jika baik orang maupun hal/objek merupakan objek. Jika satu-satunya objek adalah hal/objek, maka menurut skema dasar kalimat pasif, hal tersebut berada dalam kasus nominatif (prathamā):
mis. rāmo dharmaṃ pṛcchati = रामो धर्मं पृच्छति = "Rāma bertanya tentang Dharma."
» Pasif: rāmeṇa dharmaḥ pṛcchyate = रामेण धर्मः पृच्छयते
Pelajari kata-kata berikut:
iti इति : demikian
evam एवम् : demikian (adverbia, misalnya evaṃ jayati "demikian ia menang").
na न : tidak
putra m. पुत्र : putra (di India, penting untuk memiliki putra yang dapat mempersembahkan korban untuk para leluhur)
dharma m. धर्म : ("yang teguh", yaitu) kebenaran, hukum, adat, karakter.
adharma m. अधर्म : ketidakbenaran (kebalikan dari dharma).
iṣ 6 P (icchati) इष् इच्छति : menginginkan (iṣ-ccha-ti).
Beberapa pembentukan nomina:

Gambar: vadanāni = वदनानि
(Sumber gambar: Detail)
prach 6 P प्रच्छ् : bertanya
iṣ 6 P इष् : menginginkan
A) Terjemahkan kalimat-kalimat berikut:
B) Ubahlah kalimat-kalimat dari A) ke dalam konstruksi pasif.
C) Ubahlah dalam kalimat-kalimat A), jika masuk akal, subjek, objek, dan predikat ke dalam bentuk jamak.
D) Bentuklah konstruksi pasif untuk kalimat-kalimat yang dibentuk setelah C).

Ilustr.: śrāvako mahākāśyapaḥ = श्रावको महाकाश्यपः
(Sumber gambar: Detail)
A) Terjemahkan ke dalam bahasa Sanskerta dengan konstruksi pasif:
B)
C) Terjemahkan:
D) Terjemahkan dan ubah kata kerja, subjek, dan objek dalam kalimat Sanskerta menjadi bentuk jamak:
E) Ubah kalimat-kalimat C) 1-5 menjadi konstruksi aktif.

Gbr.: karṣakeṇa kṛṣyate = कर्षकेण कृष्यते
(Sumber gambar: Detail)